Perpanjang di Gerai SIM Corner

Artikel ini lanjutan dari pengalaman saya yang awalnya direncanakan di POLRESTA trus ke SIM Keliling dan akhirnya mesti milih ke gerai SIM Corner. Seperti yang saya sebut di artikel sebelumnya, pilihan ini karena waktu pelayanan mereka dari pagi hingga malam hari. Bagi pekerja tentu sangat terbantu dengan jadwal layanan sore hari ini. Pulang kerja ngurus sebentar, trus sekalian langsung JJS deh. Makanya cita-cita mesti jadi wirausahawan biar bisa bebas ngatur waktu.

Karena sebelumnya saya pernah ngurus perpanjangan STNK di gerai samsat mall scp, jadi langsung aja saya menuju kesana. Eh, ketika menuju kantornya ada pengumuman yang menarik perhatian karena dulu memang tidak ada. Ternyata tertulis bahwa SIM Corner untuk perpanjang SIM ada dilantai 4, sedangkan tempat yang saya tuju ini adalah SAMSAT Corner untuk memperpanjang STNK. Tanggung saya pikir, jadi saya masuk dan menanyakan kebenarannya. Hee.. he.. he... Memang benar pengumuman itu, ada di lantai 4. Hemm.. kalau tau lebih baik naik lift aja tadi.

PENGUMUMAN

LANJUT TERNYATA MULAI TGL 02 Januari 2019, PELAYANAN SIM CORNER DI SAMARINDA SQUARE TELAH DIPINDAH KE MALL MESRA INDAH


SEJAK TGL 2/2/2015 SIM CORNER TELAH PINDAH KE MAL SAMARINDA SQUARE LANTAI 3 JL. WAHID HASYIM. JAM BUKA SENIN S/D KAMIS JAM 10:00 S/D 15:00 WITA; JUMAT 10:00 S/D 16:00 WITA; SABTU S/D JAM 14:00 WITA; MINGGAU & HARI BESAR MENYESUAIKAN. TELPON 0541-7974603.





Tiba dilantai empat, setelah nyari-nyari sebentar, ketemu kantornya yang posisinya ada dipojok sama dengan kantor SAMSAT Corner. Ternyata antriannya banyak juga ya bila dibandingkan dengan antrian perpanjangan STNK yang paling hanya satu / dua orang saja yang menunggu. Didalam saya tanya tuh orang yang sedang isi formulir, “dimana ya Pak ambil formulirnya?”; didalam katanya. “Langsung masuk aja ya pak?”, iya jawab Bapak itu sambil ngangguk dan melanjutkan kembali mengisi formulirnya.



Saya lihat ada dua polisi yang sedang bertugas. Weh.. Antrian banyak gini, dilayani Cuma dua orang! Pikir saya. Satu petugas didepan komputer & kamera, satu lagi petugas mengurus/ menulis di map-map yang dipegangnya. Diruang ini saya langsung meminta formulir ke petugas yang sedang menulis tersebut, sambil memberikan syarat-syarat yang telah saya persiapkan sebelumnya. Syarat-syarat ini saya peroleh dari informasi yang tertulis di POLRESTA sebagaimana gambarnya saya tampilkan dalam artikel SIM Keliling sebelum ini.  Yaitu: KTP Asli, Fotokopi KTP, Foto 3x4=1 lembar, Surat Keterangan Sehat dan SIM Asli. Petugas itu langsung memberikan saya formulir, “diisi ya bolak-balik” katanya.  Sayapun keluar menuju meja tulis yang ada diruang tunggu yang saat itu memang sedang penuh.



Formulirnya terdiri dari dua lembar yang kelihatannya banyak yang mesti diisi. Tapi di meja tulis itu ada contoh formulir yang telah diisi sehingga mempermudah siapapun untuk mengisi formulir itu. Jadi ya, dengan cepat saja saya mengisinya dan mengembalikannya ke petugas tadi dan diberitahu untuk menunggu dulu yang nantinya akan dipanggil nama saya. Saya menuju ruang tunggu, dan terpaksa harus berdiri karena tempat duduk yang penuh.

Sekitar 20menit kemudian nama sayapun akhirnya dipanggil. Kirain langsung foto, eh ternyata nunggu lagi didalam. Ya cuman bertiga aja sih. Nah, diwaktu nunggu ini saya lihat prosesnya. Mulai dari scan sidik jari, foto, ampe scan tandatangan. Eit.. jangan lupa biaya perpanjangan SIM ini Rp. 120.000,- itu sudah termasuk biaya pembuatan surat keterangan sehat lho. Jadi yang kebetulan males ke RS, PKM ato ke dokter, langsung aja minta buatkan disini. Mmm.. Jadi memang sengaja dibuat tiga orang nunggu didalam, biar ngga perlu dikasih tau satu persatu lagi gimana proses-proses itu.



Yang paling menarik diacara menunggu didalam ini adalah petugas-petugasnya yang sangat ramah. Sempat ada kejadian lucu yang disebabkan salah satu orang yang membuat SIM ini. Dia laki-laki muda, tampangnya sih anak band tapi kok suaranya itu lho, kecil. Jadilah lelucon buat pak Polisi ini, “kamu tuh laki tapi kok suaranya kecil gitu” :) kata beliau. Sebenarnya waktu proses ini ngga banyak yang diomongin, tapi pas namanya dipanggil, dianya diem aja. Sampai-sampai petugasnya bilang “kok diam aja dipanggil”, jawabannya apa? “.....” diam lagi. Trus pas selesai, dianya nanya ke petugas itu, dengan suara  yang kecil yang tidak bisa saya dengan apa katanya, tapi saya tau maksudnya menanyakan  biaya. Dibales tuh ama Pak Polisinya, dengan menggerakkan mulut tapi tanpa suara “seratus dua puluh ribu” :).

Ah, ceritanya kok kemana-mana ya. Lanjut dah ke perpanjangan SIM saya. Setelah pria tadi selesai, sayapun melakukan scan sidik jari, foto, dan tandatangan pula. Plus bayar biayanya. Seperti yang dikasih tau ke pria tadi, menunggu lagi diruang tunggu sampai SIM dicetak. Tapi ternyata ngga lama, saya dipanggil lagi dan diberikan SIM baru yang telah jadi. Disuruh tandatangan dibuku tanda terima, setelahnya selesailah seluruh proses perpanjangan ini.

Gimana! Masih mau minta uruskan ke calo? Yang sebenarnya dengan biaya Rp. 120.000,- dan waktu kurang lebih 30 menit (hanya karena antrian), kita bisa urus sendiri. Kalau prosesnya sendiri sih, paling ngga sampe 15 menit. Trus kalau saya perhatikan, bedanya SIM lama dengan yang baru ini terletak pada hologram yanga ada dibelakangnya aja. Tampilan didepannya tetap sama. Kecuali tanggalannya lho ya. Sip dah, sekarang bisa tenang berkendara. Segera urus perpanjangan di SIM Corner ya.

37 Komentar untuk "Perpanjang di Gerai SIM Corner"

  1. Wah,....Ternyata lebih murah ngurus SIM di SCP ya dari pada ngurus perpanjangSIM di Bis yang ada di kota samarinda ini. Saya pernah ngurus perpanjang SIM C di Bis Keliling total keseluruhan berkisar Rp. 140.000,-. loh :cry:
    Saya kira berkisar Rp.100.000,- saja, untung bawa uang Rp.150.000,- di dompet. jadi sekarang sisa Rp.10.000,-. deh.
    Tapi tidak masalah, ini juga untuk 5 tahun sekali kok. :roll:
    Oia kalau kita sudah ada punya gelar kenapa di Nama SIM kita tidak ada gelarnya ya, hanya cuma tertera nama kita saja? :???:
    Hehehehe.....
    Kenapa Begitu!...

    BalasHapus
  2. di ktp-nya dah ada tertera gelarnya blum?
    kalau saya sih sengaja ngga tulis gelar waktu buat ktp ama sim kemarin. :)

    BalasHapus
  3. makasih infonya..kebetulan mo perpanjang SIM nih...

    BalasHapus
  4. Jadi untuk surat keternagan dokter bisa langsung di SIM CORNER ya pak.... atau bawa dari RS atau PUSKESMAS.. tolong rinciannya

    BalasHapus
  5. yup, surat keterangan sehatnya bisa langsung di SIM CORNER. Biayanya pun sama, 10ribu rupiah.
    Kalaupun bawa sendiri dari PKM atau RS juga boleh.
    Terserah saja.

    BalasHapus
  6. Asslm...
    Saya ingin bertanya tentang prosedur perpanjangan SIM C...
    saya warga pindahan dari Sulawesi Selatan... dan sekarang telah mengantongi KTP KUKAR...
    pertanyaan saya. apakah perpanjangan SIM C dari Sul-Sel bisa dilakukan di SIM Corner samarinda dengan KTP KUKAR

    Atas jawabnnya di ucapkan terima kasih...
    wsslam...

    BalasHapus
  7. wa`alaikumsalam wr...
    dari informasi yg saya dapat, memperpenjang SIM dari sulsel tidak dapat dilakukan di kaltim.
    tp kita bisa memperoleh sim baru di kaltim dgn syarat harus mengajukan permohonan kepada petugas di sulsel agar data kita dikirim ke kaltim.
    dgn begitu petugas di kaltim akan menerbitkan sim baru buat kita.
    demikian moga membantu.
    trims.

    BalasHapus
  8. makasih mas infonya
    sukses selalu

    BalasHapus
  9. saya mau nanya mas. sim c saya kan alamat tenggarong. bisa ngga perpanjang sim c di scp? alamat saya skrng di samarinda. trims

    BalasHapus
  10. kalau dari info yg saya dapat sih bisa, tapi harus pake surat mutasi.
    Jadinya podo aye ya mesti kembali :)
    maaf tidak banyak membantu

    BalasHapus
  11. baik mas trims infonya.
    maaf mas mo nanya lagi, bisa ngga perpanjang sim tapi lewati batas masa berlakunya?

    BalasHapus
  12. Ngga bisa, mesti buat baru lagi tuh.
    Kecuali.. he.. he.. he..
    ya tau sendirilah kalau ada orang dalam yg bantu, kemungkinan bisa tuh :)

    BalasHapus
  13. mw tny pak,,d scp bs buat sim baru jg g y,,/d sana cm buat perpanjang aja?trus apa aja syarat&biaya buat sim A?mohon infox,,

    BalasHapus
  14. Perpanjangan SIM dan STNK aja mba. Pembuatan baru tidak bisa di sim/stnk corner di scp itu.
    Jd ya mesti ke bayangkara nih buatnya.
    trims dah mampir

    BalasHapus
  15. ok mas trims a lot....

    BalasHapus
  16. mau nanya gan katanya d robinson ada sim corner buar perpanjang sim ya ???

    BalasHapus
  17. oh ya, ngga tau saya.
    jarang jalan ke robinson.
    setahu saya sih cuma yg di scp adanya.

    BalasHapus
  18. mas bro, klw tuk buat surat keterangan sehat bagaimanalah alur / prosesnya ? kasih tw donk klw tuk di samarinda. ane orang bru di smd. trims,

    BalasHapus
  19. Kalau untuk sim seperti di corner yg sy contohkan diatas, bisa minta lansung ke petugasnya. Kl untuk keperluan lain bisa ke puskesmas mana aja, daftar untuk buat surat keterangan srhat, trus dites disana. Biayanya 10ribuan. Silahkan dicoba.

    BalasHapus
  20. Mas sim corner utk perpanjangan sim di mall samarinda square msh aktif ? Tks b4

    BalasHapus
  21. maaf gan... tumpang tanya, karang paci di sebelah mana kantornya? mkasih

    BalasHapus
  22. maksudnya yang disungai kunjang jl slamet riyadi.

    BalasHapus
  23. Mas mau nanya perpanjangn sim b2 ap z yg perlu di bayr

    BalasHapus
  24. Kalau untuk Pembuatan SIM B2 Baru Rp 120.000
    Sedangkan Perpanjang SIM B2 Rp 80.000

    BalasHapus
  25. Beputar cari kantor SIM CORNER katanya d Karang Paci kok enggk ada.tolong donk kasih penjelasan yang akurat dan terpecaya..oya bagaimana kasih masukan Kepolisian Samarinda agar d tambah armada Mobil atau mungkin kantor unit pelayanan SIM jadi masyarakat tidak keteteran ketika memperpanjang SIM.masak sebelum jam 09.00 sudah tutup.. sàran saya gabung aja pelayanan perpanjangan SIM dan STKN kan Kepolisian biar nggk tekor...

    BalasHapus
  26. Karang paci itu kl tidak salah sampai pinggir air Slamet Riyadi, disitu ada kantor polisi. Itulah susahnya ngurus SIM, pilihan tempatnya terbatas. Beda dgn STNK, skrg lebih nyaman dan cepat.

    BalasHapus
  27. Tutup semua scp n robinson

    BalasHapus
  28. kapten jengkoL2 Januari 2017 22.04

    Saya baru saja mencari SIM corner di Mall SCP samarinda tp ga ketemu tempat pembuatan simx & infox sih di Scp sudah tutup..kira2 masih buka ga ya tempat pembuatanx di SCP itu

    BalasHapus
  29. sudah ngga buka lagi..
    jadi yang paling nyaman ya di sim keliling,
    cari aja jadwal terkininya di koran kaltim.

    BalasHapus
  30. Asslamualaikum mas,mau tanya kalo perpanjangan SIM B2 asal surabaya tapi sekarang saya Pindah KTP samarinda apa saya harus tarik berkas dulu atau mutasi ke samarinda berkasnya,informasi dari kawan yang di surabaya katanya sudah on line tanpa harus mutasi document??terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  31. Saya dapat kabar juga begitu, bahwa sekarang karena sudah online jadi tidak perlu mutasi dari tempat asal.
    Belum pernah saya coba atau tanyakan langsung, semoga bila anda berhasil bisa memberikan testinya disini.
    terimakasih.

    BalasHapus
  32. Saya ingin bertanya apa saya masih bisa perpanjang sim baru mati tgl 3 kemaren.

    BalasHapus
  33. Secara perundangan seharunya tidak boleh,
    namun ada kebijakan sendiri dari polri yang saya belum mendapatkan SK no dan tahun berapa
    bahwa untuk administrasi masih diberikan waktu 3 bulan setelah habis berlakunya.
    Namun perlu diingat hal ini tetap memberlakukan pengenaan tilang bagi sim yang telah habis masa berlakunya.

    BalasHapus
  34. Mas msh aktif gk yah skrg, sim corner yg di scp?

    BalasHapus
  35. ngga lagi, langsung ke sim keliling atau yang disungai kunjang aja.

    BalasHapus
  36. Saya mau perpanjang sim c..
    tp KTP sulawesi dan sim sulawesi...
    tp ckrng posisi di samarinda..
    apa kha bisa di perpanjang lewat online...
    terimah kasih infonya.

    BalasHapus
  37. lewat online itu maksdunya bisa ngurus dimana aja karena sistemnya sudah online se indonesia.
    jadi bisa saja sim dari sulawesi ngurus di samarinda.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel